Tamu Relawan Al-Ummahat Bekasi

Ahad, 27 Oktober 2024. Pesantren Ibadurrohman kedatangan tamu dari kawan-kawan Relawan Al-Ummahat Bekasi. Mereka datang sabtu malam kemudian bermalam di Pesantren Ibadurrohman. Kedatangan mereka di wilayah Kuningan untuk menjalankan misi kemanusiaan yang mereka adakan bersama dengan Radio Kita Fm dan Assunnah Peduli yaitu kegiatan Pipanisasi Desa Ciniru yang ditaksir menjapai panjang 2,7 KM. Hari ahad ini merupakan hari penyelesaian kegiatan tersebut serta seremonial pemberian air bersih kepada warga desa Ciniru, Kuningan. Sebelumnya di tanggal 19 dan 20 Oktober 2024 kawan-kawan relawan melalakukan kegiatan pipanisasi tahap 1 dan mereka juga menginap di Pesantren kami.

 

Alhamdulillah program pipanisasi ini mengalirkan air bersih untuk 114 KK, dan satu masjid dari 2 sumber mata air. Dalam prosesnya ada banyak sekali relawan yang ikut serta dalam proses pipanisasi ini, dari Assunnah Cirebon, Radio Kita Cirebon, Kombatpol, DKM Mushasi Cikarang, PM SIAP, Asy-Syafi’i Setu, CSM, Assyamil Peduli dan masih banyak lagi lembaga yang support baik donasi maupun relawan, serta masyarakat Ciniru itu sendiri. Ini merupakan kegiatan yang mulia, kerena sedekah air merupakan sedekah yang paling afdhol sebagaimana riwayat dari sahabat Sa’ad bin ‘Ubadah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

 

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ سَعْدٍ مَاتَتْ فَأَىُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ « الْمَاءُ ». قَالَ فَحَفَرَ بِئْرًا وَقَالَ هَذِهِ لأُمِّ سَعْدٍ

 

Artinya: “Wahai Rasulullah, bahwasanya Ummu Sa’ad (ibundaku) meninggal dunia. Sedekah apakah yang afdal untuknya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sedekah air.” Lantas Sa’ad pun menggali sumur untuk ibunya, lalu ia mengatakan, “Ini sumur untuk Ummu Sa’ad (ibundaku).” (HR. Abu Daud, no. 1681. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 

Semoga Allah memberkahi semua orang yang terlibat dalam kegiatan ini dan diberikan ganjaran berupa pahala yang besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *