Sabtu dan Ahad, 23-24 November 2024, pesantren Ibadurrohman mendapatkan kunjungan dari tim TV Sunnah FM. Kunjungan TV Sunnah ke pesantren kami ini untuk melakukan syuting dua program mereka yaitu program Majlas dan Program Santai. Sebelumnya pihak pesantren mengajak TV Sunnah untuk melakukan Casting di pesantren Ibadurrohman, tempatnya yang tinggi juga pemandangannya yang indah sangat mendukung untuk dilakukan pengambilan video. Pengambilan video yang dilakukan tim TV Sunnah dilakukan setelah kegiatan Pertemuan Dai Sewilayah 3 Cirebon, hal itu dikarenakan para pemateri yang terlibat diundang dalam pertemuan tersebut.
Adapun asatidzah yang turut serta mengunjungi Pesantren Ibadurrohman diantaranya, Ustadz Muhammad Toharoh, Lc. beliau merupakan gurunya para asatidzah Cirebon dan kini beliau menjadi pembina di banyak lembaga sunnah di wilayah 3 Cirebon; berikutnya ada ustadz Indra Sudrajat, M.E. beliau merupakan guru bagi Faris Muhammad Yusuf Mudir Pesantren Ibadurrohman juga guru bagi Abdurahman Malik beliu memiliki lembaga binaan di Kabupaten Cirebon; dan berikutnya ada ustadz Dimas Frandika, Lc. beliau merupakan da’i muda kawan dari pengurus pesantren ini, beliau merupakan mudir Pesantren Tahfizh Al-Qolam Watubelah. Mereka membuat video di area pesantren selama dua hari, bahkan sebagian dari mereka rela menginap di pesantren dengan tempat seadanya.
Dipenghujung kunjungan tim TV Sunnah, Pak Jaya selaku perwakilan dari tim TV Sunnah mengajak kita untuk senantiasa bersinergi dalam dakwah karena hakikatnya dakwah adalah perkara yang berat. Nabi Musa alaihissalam dengan kekuatannya yang luar biasa dan ilmunya tentang wahyu meminta kepada Allah Ta’ala bantuan dari saudaranya, Allah berfirman,
وَٱجۡعَل لِّی وَزِیرࣰا مِّنۡ أَهۡلِی (٢٩) هَـٰرُونَ أَخِی (٣٠) ٱشۡدُدۡ بِهِۦۤ أَزۡرِی (٣١) وَأَشۡرِكۡهُ فِیۤ أَمۡرِی (٣٢) كَیۡ نُسَبِّحَكَ كَثِیرࣰا (٣٣) وَنَذۡكُرَكَ كَثِیرًا (٣٤) إِنَّكَ كُنتَ بِنَا بَصِیرࣰا (٣٥)
Artinya: “…dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (29) yaitu Harun, saudaraku, (30) teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia, (31) dan jadikanlah dia teman dalam urusanku, (32) agar kami banyak bertasbih kepada-Mu, (33) dan banyak mengingat-Mu, (34) sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami. (35)” [Q.S. Taha (20): 29-35]
Maka dengan adanya orang yang bersinergi dalam dakwah saling bahu membahu dalam meninggikan kalimat Allah Ta’ala maka akan dijadikan negeri ini negeri yang aman juga beriman. Itulah yang diharapkan oleh para Nabi agar negeri mereka menjadi negeri yang aman dan penduduknya menjadi penduduk yang beriman kepada Allah Ta’ala. Maka kamipun berharap besar adanya sinergisitas antara da’i di manapun khususnya di wilayah kuningan ini.




